Teknologi Pangan dan Gizi

Nama: Erina Aprilia 

NIM: 1022201029

Prodi S1 ​​Gizi Fakultas Kesehatan Universitas MH Thamrin 

Tugas Mata Kuliah Komputer Dasar 

Dosen : Irwan Abdullah, S.Kom., MM.


Hubungan Antara Teknologi Pangan dan Ilmu Gizi


Teknologi sudah tidak bisa demikian lagi bagi kehidupan manusia, kenapa? tentu saja alasannya akan memudahkan pekerjaan manusia, praktis, dan higienis serta mampu menetralisir kerugian dan keuntungan bagi suatu perusahaan. Di zaman modern dan canggih saat ini,

Apakah itu teknologi pangan ? 


Menurut wikipedia, pengertian dari teknologi pangan adalah suatu disiplin ilmu yang menerapkan ilmu pengetahuan tentang bahan pangan khususnya setelah panen (pasca panen) menggunakan teknologi yang tepat untuk memperoleh manfaat seoptimal mungkin sekaligus meningkatkan nilai tambah dari pangan tersebut. Dalam teknologi pangan, dipelajari sifat fisikmikrobiologis, dan kimia dari bahan pangan dan proses yang mengolah bahan pangan tersebut. Spesialisasinya beragam, di antaranya pemrosesan, pengawetan, pengemasan, penyimpanan, dan sebagainya.

https://youtu.be/bTGjFvbqjDk

Sejarah teknologi pangan ini dimulai oleh 2 orang, yaitu Nicolas Appert dan Louise Pasteur. Nicolas Appert lah yang memulai cara mengalengkan suatu bahan pangan. Sedangkan Louise Pasteur melakukan aplikasi teknologi pangan berdasarkan ilmu pengetahuan. Yaitu dengan mencoba untuk mencegah kerusakan akibat mikroba pada fasilitas fermentasi anggur setelah melakukan penelitian terhadap anggur yang terinfeksi. Selain itu, Pasteur juga menemukan proses yang disebut pasteurisasi, yaitu pemanasan susu dan produk susu untuk membunuh mikroba yang ada di dalamnya dengan perubahan sifat dari susu yang minimal.


Manfaat dari teknologi pangan ini adalah pertama , teknologi pangan membuat bahan pangan menjadi lebih sehat, mematikan bakteri dan mikroba lain dalam makanan dan mencegah mikroba berkembang. Contohnya pasteurisasi  susu. Kedua, membuat makanan lebih banyak mengandung nutrisi dengan cara melakukan fortifikasi atau penambahan zat gizi. Contohnya fortifikasi pada garam dapur dengan yodium untuk mencegah penyakit gondok. Ketiga, membuat makanan lebih awet dan tahan lama dengan cara mencegah mikroba pengurai berkembang biak. Contohnya adalah dengan pengalengan daging dan buah. Keempat, membuat makanan lebih mudah di nikmati. Contohnya mie instan dan kopi instan yang hanya perlu di larutkan dalam air panas. 
Terakhir, mengurangi sisa bahan pangan yang terbuang atau busuk. Dengan teknologi pangan, hasil panen bisa diolah dan dikemas agar bisa awet dan bisa di manfaatkan pada waktu lain. Contohnya jika panen bawang dan tidak banyak terjual dan akhirnya busuk. Dengan mengolah menjadi bawang goreng, maka hasil panen tidak akan terbuang. 

Pengembangan teknologi pangan menurut wikipedia ialah, pembuatan susu bubuk telah menjadi dasar untuk pembuatan berbagai produk baru dari benda cair dan semi cair yang dapat di seduh (dapat direhidrasi kembali) setelah di keringkan menjadi padatan berbentuk serbuk. Hal ini juga menjadikan proses distribusi susu menjadi lebih efisien dan cikal bakal berkembangnya industri susu formula. Berikutnya, dekafeinasi untuk kopi dan teh, tetapi lebih banyak digunakan pada biji kopi demi mengurangi kadar kafeina pada kopi. Biji kopi kering di proses menggunakan uap hingga kadar air nya menjadi sekitar 20%. Panas diberikan untuk memisahkan kafeina dari biji kopi ke permukaan kulitnya. Lalu pelarut diberikan untuk memindahkan kafeina dari biji kopi. Hingga tahun 1980-an, pelarut yang digunakan adalah pelarut organik. Karbon dioksida merupakan salah satu pelarut non organik yang digunakan untuk memisahkan kafiena di bawah kondisi yang super kritis.

Bahan pangan akan selalu berhubungan dengan ilmu gizi. Karena bahan pangan adalah suatu makanan yang akan kita makan atau akan masuk ke dalam tubuh kita. Maka dari itu, bahan pangan itu harus yang sehat dan bergizi baik. Teknologi pangan ini membantu kita di zaman modern ini. Seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya, banyak bahan pangan yang terdapat bakterinya. Dengan adanya teknologi pangan ini, semu bakteri jahat yang ada bahan pangan akan dimatikan. Begitu juga seperti fortifikasi atau penambahan zat gizi. Jika ada bahan pangan yang kurang akan zat gizi, dengan teknologi pangan akan di tambahkan zat gizi tersebut agar memenuhi kebutuhan gizi kita. 

Zat gizi apa saja yang dibutuhkan oleh tubuh kita ? 

Zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh kita dibagi menjadi dua, yaitu zat gizi mikro dan zat gizi makro. Berikutnya akan di jelaskan apa itu zat gizi makro dan mikro. 
Zat gizi makro adalah makanan utama yang membina tubuh dan memberi energi pada tubuh. Zat gizi makro dibutuhkan dalam jumlah besar dalam satuan gram (g). Zat gizi makro terdiri atas karbohidrat, protein, dan lemak. Karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh kita berbeda-beda berdasarkan umur dan jenis kelamin. Untuk laki-laki dewasa kurang lebih 375-394 gr per hari. Untuk perempuan dewasa kurang lebih 309-323 gr per hari. Karbohidrat dapat ditemukan di bahan pangan seperti nasi, gandum, roti, dll. Protein yang dibutuhkan oleh tubuh kita sama hal nya dengan karbohidrat. Untuk laki-laki dewasa kurang lebih 62-65 gr. Untuk perempuan dewasa kurang lebih 55 gr. Protein biasa ditemukan di daging dan ikan. Lemak yang dibutuhkan oleh tubuh kita adalah lemak yang baik bukan yang buruk. Lemak yang dibutuhkan oleh tubuh kita kurang lebih 67 gr per hari. Lemak banyak ditemukan di buah alpukat, biji-bijian. 

Zat gizi mikro adalah komponen yang diperlukan agar zat gizi makro dapat berfungsi dengan baik. Zat gizi mikro terdiri dari  mineral dan vitamin. Ada 9 jenis zat gizi mikro mineral yang dibutuhkan oleh tubuh kita, yaitu zat besi untuk memproduksi hemoglobin yang merupakan bagian dari sel darah, zinc atau zat seng untuk proses ekspresi gen; reaksi enzimatik; pemulihan luka, yodium untuk memproduksi hormon tiroid yang berfungsi untuk sistem imun, mangan untuk sistem tubuh seperti fungsi otak dan sistem saraf, fluor untuk mencegah kerusakan gigi, tembaga untuk produksi sel darah merah dan memelihara sel saraf, kromium untuk menaikkan sensitivitas insulin dan meningkatkan metabolisme protein, molibdenum untuk aktivasi beberapa enzim seperti enzim oksidase aldehyde berfungsi untuk membantu pemecahan oksidase, terakhir selenium untuk menjaga kesuburan pada pria dan wanita dan melawan kerusakan oksidatif yang memicu penyakit. 

Ada beberapa vitamin yang di butuhkan oleh tubuh kita, yaitu : 
1. Vitamin A 
Vitamin A memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan sel tubuh dan menjaga kesehatan kulit, rambut, gusi, kuku, tulang, gigi, kelenjar. Vitamin A juga mampu membantu mengurangi risiko kanker paru-paru dan mencegah kerabunan mata. Sumber makanan yang kaya Vitamin A meliputi ikan salmon dan ikan-ikan perairan dingin lainnya, kuning telur, dan produk-produk susu yang sudah terfortifikasi.
2. Vitamin D
Vitamin D membantu penyerapan kalsium serta menjaga kesehatan tulang dan gigi. Vitamin D dapat dikonsumsi melalui produk susu, kedelai, beras yang terfortifikasi, mentega, kuning telur, lemak ikan, minyak ikan, dan diproduksi tubuh secara alami dengan berjemur di bawah matahari.
3. Vitamin E
Vitamin E bermanfaat untuk melindungi asam lemak, menjaga kesehatan otot dan sel darah merah, dan berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. Kita bisa mendapatkan Vitamin E melalui telur, minyak sayur, margarin, mayones, kacang, biji-bijian, dan sereal yang sudah terfortifikasi.
4. Vitamin K
Vitamin K termasuk vitamin esensial yang dibutuhkan tubuh untuk proses pembekuan darah ketika tubuh kita terluka. Kita bisa mendapatkannya melalui sayur-sayuran hijau seperti bayam, brokoli, seledri, dan juga hati ayam.
5. Vitamin B kompleks 
Vitamin B kompleks adalah kumpulan dari 8 vitamin B yang memiliki fungsi dan manfaat untuk kinerja tubuh. Delapan vitamin B kompleks tersebut yakni vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Vitamin ini banyak terdapat di kacang-kacangan, daging, sayur, buah-buahan. 

Apa yang terjadi jika tubuh kita kekurangan zat gizi ? 

Jika tubuh kita kekurangan zat gizi dapat menyebabkan beberapa penyakit. Ada beberapa penyakit yang disebabkan oleh kurangnya gizi di dalam tubuh kita, yaitu kwashiorkor Penyakit ini disebabkan oleh malnutrisi protein, yaitu kondisi di mana kekurangan atau ketiadaan asupan protein yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki dan membuat sel baru di tubuh. ; Marasmus adalah kondisi di mana tubuh mengalami kekurangan asupan energi atau kalori, seperti karbohidrat, lemak, dan protein. ; Anemia Kondisi kurangnya protein pada sel darah merah, hemoglobin, dapat dikategorikan sebagai penyakit yang disebabkan oleh malnutrisi. Berkurangnya hemoglobin pada darah, disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi pada tubuh dan mengakibatkan terjadinya anemia.

Agar kita tidak terjangkit penyakit seperti di atas, kita perlu memenuhi gizi di dalam tubuh kita dengan seimbang. Ada beberapa makanan dan minuman yang dapat memenuhi gizi di dalam tubuh kita. Seperti yang telah ditetapkan oleh pemerintah adalah dengan mengonsumsi makanan "4 sehat 5 sempurna." Apa saja 4 sehat 5 sempurna itu ?



1. Makanan pokok 
Makanan pokok yaitu makanan yang menjadi sumber energi dalam tubuh. Dalam hal ini yang termasuk makanan sumber energi adalah makanan yang kaya akan karbohidrat seperti nasi, jagung, gandum, kentang, oat, umbi-umbian. 
2. Lauk pauk 
Lauk pauk adalah makanan utama pendamping makanan pokok. Lauk pauk berfungsi sebagai sumber zat pembangun untuk tubuh. Makanan lauk pauk banyak yang mengandung protein seperti telur, daging, ikan, tahu, dan tempe. 
3. Sayur sayuran 
Sayuran yang baik untuk kesehatan tubuh adalah sayuran yang berwarna hijau karena sayuran ini mengandung banyak vitamin, serat, dan protein nabati yang sangat berguna bagi kesehatan, seperti bayam, tomat, terong dan lainnya. 
4. Buah buahan 
Buah buahan kaya akan vitamin yang berperan untuk kesegaran dan kesehatan tubuh. Selain itu buah buahan juga mengandung mineral dan serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. 
5. Susu 
Dalam rumusan makanan 4 sehat 5 sempurna ini, susu merupakan makanan pelengkap, dalam artian susu tidak wajib ada, namun akan lebih baik jika dapat melengkapi dengan susu. 



Comments